Sunday, November 7, 2010

A history of the english language

Bahasa Inggris termasuk golongan bahasa yang dikenal sebagai golongan bahasa India-Eropa (the Indo-European Group).
Golongan bahasa ini berasal dari India Utara antara benua Eropa dan Asia. Suku bangsa yang berbahasa ini berpindah tempat ke seluruh pelosok benua eropa dan India sudah beribu-ribu tahun lamanya. Bahasa itu dalam sifatnya yang sebenarnya mengalami perubahan radikal sehingga hampir tak mungkin kita mempercayai bahwa bahasa Inggris berkaitan erat dengan bahasa Prancis dan bahasa Jerman. Akan tetapi itulah fakta bahwa hal ini memang demikian.

Ketika orang-orang Romawi menaklukkan Inggris, mereka menaklukkan apa yang sebenarnya merupakan negara berbahasa Keltik (Celtic-speaking Country), yaitu negara yang berbahasa pribumi Britania Raya (Bretons, Cornish, Welsh, Irish, Manx, Gaels). Orang-orang Romawi memperkenalkan adat-istiadat dan hukum mereka sendiri ke dalm negara Inggris, tetapi tak banyak mencampuri bahasa. Namun, bahasa-bahasa pribumi/penduduk Britania Raya itu bukan merupakan dasar bahasa Inggris modern. dasar untuk berbahsa Inggris modern datang dari orang-orang Jerman yang membawa bahsa mereka ke Inggris setelah orang-orang Romawi meninggalkan Inggris.

Ketika orang-orang Jerman menaklukan Inggris, mereka tidak memakai bahasa Keltik (Celtic language); mereka sebenarnya, mengusir orang-orang Keltik ke tepi barat Inggris. Mereka membawa bahasa mereka sendiri dan mendiami negeri itu dengan cara mereka sendiri. Oleh karena itu, dasar bahsa Inggris adalah bahasa Jerman, tetapi selama bertahun-tahun bahasa ini menjadi satu bahasa dan dikenal sebagai Old English (kadang disebut Anglo-Saxon).

Bahasa Inggris merupakan bahasa utama negeri Inggris sampai tahun 1066 ketika Duke William dari Normandia menaklukkan negeri itu. Kemudian Duke William memperkenalkan bahasa Prancis sebagai bahasa resmi yang penting dari Inggris. Sekarang benarlah dikatakan bahwa bahasa Prancis Normandia tidak menjadi dasar bahasa Inggris, karena orang-orang Normandia terlalu sedikit. Sesungguhnya, itu berarti bahwa orang-orang Normandia harus belajar bahasa Inggris dan hal ini mereka lakukan.

Namun, setelah dua ratus tahun di bawah kekuasaan Prancis, bahsa Inggris telah mengalami banyak perubahan. Itulah sebabnya dalam bahasa Inggris, meskipun dasar bahasanya Jerman, juga ada banyak kata dan ungkapan bahasa Prancis yang telah ditambahkan ke dalam bahsa itu. Bangsawan Prancis Normandia tak dapat mengharapkan para pelayan atau bawahannya untuk berbahsa Prancis dan karena bangsawan itu sendiri karena terpaksa harus belajar bahsa Inggris. Namun, bahasa Inggris yang muncul merupakan bahasa Inggris yang sangat berbeda dari Anglo-Saxon asli. Bahasanya telah menjadi jauh lebih bebas; ada kesulitan-kesulitan yang lebih sedikit dalam tata-bahasa, meskipun tentu saja ejaan bahasa Inggris dalam keadaan yang sangat membingungkan karena percampuran kedua bahasa ini.

Namun, pada abadke-16, para sarjana Ingris yakin bahwa bahsa Inggris tidak cukup banyak perbendaharaan katanya. Oleh sebab itu, mereka memutuskan bahwa bahasa Inggris harus diperkaya dari luar. Banyak kata baru dipinjam langsung dari bahsa Latin dan dari bahsa Yunani. Kita mendapati bahwa dalam bahasa Inggris banyak kata yang berasal dari Prancis dan kemusian kata-kata yang sama dipinjam lagi dari bahasa latin dalam bentuk yang agak berbeda. Kini, bahasa Inggris merupakan bahsa yang sangat kaya akan perbendaharaan kata.

(Menurut buku :'Business English Section Three, terbitan Business Training Limited, Sevendale House, 7 Dale Street, Manchester M1 1JB, England')

Tuesday, October 12, 2010

Facebook Terancam Diblokir


Facebook terancam menghadapi masalah besar di Turki. Dikabarkan, pemerintah sedang membicarakan seputar pemblokiran situs tersebut. Padahal, Turki merupakan negara terbanyak ketiga yang menyumbangkan jumlah pengguna ke Facebook di luar Amerika Serikat.

Fethi Simsek, Head of the Telecommunication Transmission Directorate Turki menyebutkan, lembaga yang dipimpinnya lebih memiliki kewenangan untuk menutup situs, sesuai dengan Undang-undang nomor 5651 pasal 8.

Perdebatan seputar Facebook tersebut dipicu oleh permintaan dari Kemal Kilicdaroglu, pemimpin partai oposisi Turki yang diserang di Facebook dengan pernyataan bahwa ia merupakan “anggota PKK”. Masalah seperti itu bisa menjadi alasan untuk menutup Facebook.

“Facebook bisa diblokir jika situs itu mengandung konten yang melanggar undang-undang,” kata Simsek, seperti dikutip dari AllFacebook, 12 Oktober 2010. “Berhubung Facebook tidak menghapuskan konten yang bersangkutan, pemerintah memutuskan akan memblokir situs itu,” ucapnya.

Simsek menyebutkan, situs yang memperkenankan seseorang memberikan komentar yang menghina orang lain, baik di media sosial atau media apapun, tentunya tidak perlu didukung atau diperkenankan beroperasi.

Meski demikian, Serhat Ozeren, Chairman of Internet Board Turki menyebutkan, pemblokiran Facebook tidak perlu dilakukan jika konten yang menghina telah dihapus. “Saya sendiri tidak bisa menemukan lokasi di mana group Facebook yang menyatakan bahwa Kilicdaroglu merupakan ‘anggota’ PKK,” ucapnya.

Sebagai informasi, Turki sedang berusaha untuk bergabung ke Uni Eropa dan perlu memperlihatkan capaian yang baik dalam hak asasi manusia dan kebebasan sipil jika ingin diterima. Sementara itu, Facebook merupakan situs yang sangat sukses di negeri yang memiliki populasi 74 juta penduduk dan 22,943,100 pengguna Facebook.(ywn)

• VIVAnews

Tuesday, September 21, 2010

Bukti Ilmiah Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut


Dikisahkan dalam kitab suci perjanjian lama bahwa Nabi Musa dan pengikutnya dari Bani Israil pernah terjebak di antara dua kematian. Maju dihadang laut merah, diam atau mundur bakal dihabisi serdadu Firaun. Lalu Tuhan pun memberi mujizat kepada Musa, nabi tiga agama itu.

Angin bertiup kencang sepanjang malam. Lalu air laut merah pun tersibak ke kiri dan ke kanan, membentuk jalan di antara dinding air yang memberi kesempatan bagi Musa dan pengikutnya melarikan diri. Ketika tentara Firaun mengejar mereka, tiba-tiba dinding air laut runtuh. Maka tenggelam lah mereka.

Ribuan tahun sesudah kejadian itu, kini para ilmuwan meyakini bahwa keajaiban itu merupakan fenomena alam. Para ilmuwan dari National Cnetre for Atmosphere Sederach di Calorado Amerika Serikat, sebagaimana ditulis Daily Mail, Rabu 22 September 2010, menemukan bahwa air laut yang tersibak itu akibat gerakan angin.

Dalam sebuah simulasi komputer yang dilakukan para ahli di Colorado itu diketahui bahwa angin timur yang berhembus dengan sangat kuat selama 12 jam dalam semalam, bisa menyibak air laut, menciptakan sebuah jalan tanah sebagaimana digambarkan dalam kisah 'Eksodus'.

Sedikit berbeda dengan deskripsi lokasi di kitab suci, para ilmuwan itu meyakini bahwa lokasi keajaiban bukan di Laut Merah, melainkan di lokasi di dekatnya -- di delta Sungai Nil, di mana sebuah sungai kuno menyatu dengan laguna.

Dari penelitian di lapangan, peta lokasi dan percobaan di laboratorium, para ilmuwan itu menemukan bahwa angin timur dengan kecepatan 63 mph yang bertiup dalam waktu 12 jam akan mendorong air -- baik di danau maupun aliran air. Proses ini akan menciptakan jalan tanah lumpur sepanjang dua mil dan lebar tiga mil selama empat jam.

Saat kecepatan angin turun, air akan kembali ke posisi awal -- mirip fenomena pasang surut. Dalam jurnal Public Library of Science ONE, para ahli menguraikan bahwa siapapun yang terdampar dalam lumpur itusesudah angin melemah akan berisiko tenggelam.

"Orang-orang selalu terpesona dengan kisah 'Eksodus' Musa, meyakini bahwa itu adalah fakta sejarah. Apa yang ditunjukan dalam penelitian ini adalah bahwa deskripsi membelahnya lautan, memang masuk akal dalam hukum fiusika." kata Ketua tim peneliti, Carl Drews.

"Membelahnya laut bisa dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air dengan cara yang sesuai dengan hukum fisika -- menciptakan jalan aman dengan dinding air di dua sisi -- lalu air itu runtuh dan menenggelamkan jalan itu." Simulasi komputer juga menunjukkan tanah kering bisa terlihat di dua lokasi terdekat selama badai angin.

Temuan ilmuwan tidak mirip dengan penjelasan di Perjanjian Lama. Sesuai fisika, terpisah satu sama lain, melainkan, salah satu bagian air terdorong ke sisi berlawanan.

Sebelumnya, sejumlah teori ditawarkan untuk menjelaskan fenomena terbelahnya Laut Merah secara ilmiah. Salah satunya, tsunami -- yang bisa memundurkan air laut dan kemudian memajukannya dengan cepat.

Namun teori tsunami, tidak sesuai dengan penjelasan dalam kitab suci -- bahwa membelahnya laut terjadi secara gradual dan melibatkan angin.

2012, Sinyal Ponsel Hadir di Bawah Tanah


Walikota London sedang berupaya memastikan agar sinyal telepon seluler diperluas jangkauannya di jaringan transportasi bawah tanah kota tersebut. Ini dilakukan untuk menyambut olimpiade yang akan digelar di sana, tahun 2012 mendatang.

Saat ini, seperti dikutip dari PC Advisor, 22 September 2010, Boris Johnson, walikota London tengah berdiskusi dengan lima operator seluler terbesar di Inggris yakni O2, T-Mobile, Orange, 3, dan Vodafone seputar instalasi peralatan yang dibutuhkan untuk menyambut olimpiade.

Disebutkan, Johnson juga ingin memastikan bahwa operator jaringan ikut membantu meringankan biaya layanannya nantinya, dan tidak membebankan seluruh biaya investasi pada pelanggan.

Meski demikian, otoritas Greater London menyebutkan, ketersediaan sinyal ponsel di jalur transportasi bawah tanah tetap bergantung pada kemampuan penyedia layanan membuat proposal yang dianggap memuaskan baik dari aspek teknis ataupun komersial.

Tahun 2009 lalu, Transport for London (TfL) menghapuskan ujicoba enam bulan yang semestinya akan menghadirkan sinyal seluler di jalur bawah tanah; karena mahalnya biaya yang dibutuhkan.

“Meski secara teknis menyediakan layanan data dan solusi nirkabel untuk ponsel di jalur dan stasiun bawah tanah itu memungkinkan, tetapi kondisi lingkungan dan alam yang ada membuat biaya yang perlu dikeluarkan untuk membangun itu sangat mahal untuk saat ini,” kata juru bicara Tfl ketika itu. (kd)
source: vivanews